When the happy ending is impossible…


Image

Mau mulai dari mana yah ceritanya ? loh kok gw yang nanya sendiri :’)

Kisah berawal dari seorang cewe albabil, yang baru memasuki usia dewasa terus berusaha komitmen untuk jadi yang lebih baik dari hari sebelumnya. Apalagi yang menyangkut dengan hubungan intim dengan TUHAN. Pagi itu , si cewe udah berdoa sungguh-sungguh berharap hari yang dijalankannya baik-baik saja. Karena kehidupan perkuliahannya akan dimulai lagi. Gugup, takut, khawatir, rasa gasanggup menghantui pikirannya. Baru terpikir keramaian alur registrasi sempat membuat semangatnya patah. Namun dia percaya pimpinan Tuhan, dia percaya akan apa yang dinamakan iman, dia percaya tidak ada sesuatu yang bernama kebetulan.

Pagi itu keberaniannya mulai menyala, bahkan dia sanggup menyemangati cowonya sendiri yang lagi agak patah semangat juga karena sesuatu. haha (Di bagian awal udah bahasa2 formal kayak mau bikin novel, eh abis itu mulai lagi bahasa absurdnya) Apa adanya deh ya 😀

Gw intinya lagi mencoba jadi lebih damai lebih baik dan lebih adem. Terus ada aja yang dateng. Itupun dari orangtua sendiri. Yah waktu itu karena udah sama-sama agak kesel jadi kepikiran makna dibalik kenapa mereka bersikap begitu. bezzzzttttt!! langsung flashback ke apa yang udah pernah terjadi ke gw. Yang harusnya gapernah gw simpan, yang harusnya gajadi beban yang terus-menerus gw pikul muncul lagi, sodaaraaa! :’)

Ya, trauma sama masa lalu muncul lagi. Apapun itu yang mau mengubah gw dengan cara yang keras, sia-sia banget. Yang ada kita malah makin keras, susah banget untuk ngubah itu jadi positif. Gemeteran, udah menerawang ke depan yang enggak-enggak. Itu hal yang pasti bakal dipikirkan.

Entahlah hal apa yang membuatku tegar, terus langsung mengucapkan doa. Doa untuk menguatkan hatiku, untuk menyadarkan kesalahan aku, untuk minta tolong, doa untuk berubah, doa untuk mengubah segala sesuatu menjadi indah..

Ga berlarut-larut sama masa lalu, tiba-tiba aku rasa kuat! Aseeekkk, rasa pasti bahwa kedepannya bakal aman asal tetep dijalur yang benar. Dan aku bisa menerimanya dengan baik, malah bisa melupakannya dan optimis untuk maju. Yeeeyyy!

Hari ini pendaftarannya memang lumayan melelahkan. Berbeda dengan semester lalu, aku merasa ada yang membuatnya berbeda. Semester lalu si cewe kecil yang baru lulus SMK ini masuk UNKLAB dengan jiwa polosnya, berusaha berani dan PEDE, cuek sama kanan kiri depan belakang walaupun sebenernya dalam hati deg-deg an. Rasa tidak nyaman dengan keramaian orang, hiruk pikuk dan segala sesuatunya yang bersifat baru dan asing sekali. Rasa malas untuk berkenalan, Campur aduk dengan senyum polos yang terpancar dari wajah ku yang super unyu ini. haha *masih sempet-sempetnya*

Tapi sekarang tiba-tiba semuanya berubah. Rasa malas untuk berkenalan terkalahkan sama perkenalan awal dengan teman-teman baru yang kemudian menemani kesendirian yang dulu seharusnya aku rasakan. Rasa tidak nyaman dengan keramaian orang terkalahkan dengan gelak tawa dan candaan dengan teman-teman yang dulu seharusnya tak kukenal.. Hari yang seharusnya melelahkan menjadi terasa menyenangkan, dan itu kalo ditimbang , didapati ringan.

Kemudian hari berlanjut dengan choir tersayang ({}) Gapernah bosen-bosen deeh 😀 karena mereka aku betah kuliah. Karena choir, aku ketemu sama seorang cowo yang akhir-akhir ini menjadi alasan aku tertawa, tersenyum tanpa sebab dan bersebab-sebab di depan hp, yang selalu membuat hariku indaah *lebaaaaay* *gagal gombal* *tutup account wordpress* haha.

See ? Itu semua God’s blessings mas broh dan mbak sis .. mas sis dan mbak broo.. Sekarang yang gw pikirin, apa yang sebenarnya udah gw lakuin di hari ini yang menjadikan berkat untuk orang-orang yang gw temui ? Apa yang udah gw lakuin ? Harus jadi pertanyaan yang selalu memotivasi gw tiap hari untuk berbuat hal baik. Karena sesuatu yang gw buat untuk gw sendiri, itu gabakal awet.. Itu bukan kebahagiaan, itu bukan sesuatu yang patut dibanggakan , itu bukan harta surga.. Itu egois, busuk, jelek. Enggak banget deeh. Apa yang lo buat untuk orang lain (hal baik pastinya) justru itu yang otomatis akan jadi kebutuhan lo, akan jadi kebahagiaan sejati lo, akan jadi berkat tersendiri buat lo. DAN ITU PRECIOUS bangettt, bingiitss, ngettt. No words can describe.

Hari ini walaupun dimulai dengan hal yang buruk, tapi bisa berakhir bahagiaa 😀

God’s love, God’s grace..

Tetap semangaat yaa 😀 I’ve shared my thoughts. hehe. Dan itu buat gw LEGAAA..

Akhir kata, semoga kata-kata gw gak menciptakan kebingungan, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, putus dari pacar ato perselingkuhan.

raissathoughts

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s